Jumat, 13 Maret 2020

SUNAN AD DARIMI KITAB KEUTAMAAN AL-QUR’AN No: 3273 Keutamaan surat al-kahfi


حَدَّثَنَاأَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ حَدَّثَنَا أَبُو هَاشِمٍ عَنْأَبِي مِجْلَزٍ عَنْ قَيْسِ بْنِعُبَادٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍالْخُدْرِيِّ قَالَ مَنْ قَرَأَسُورَةَ الْكَهْفِ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنْالنُّورِ فِيمَا بَيْنَهُ وَبَيْنَالْبَيْتِ الْعَتِيقِ

Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Yusuf dari Sufyan dari Manshur dari Salim bin Abu Al Ja'd dari ayahnya dari Abdullah ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak ada seorang pun dari kalian kecuali ia ditemani oleh qarin (pendamping) dari bangsa jin dan qarin dari bangsa malaikat." Mereka bertanya; Juga denganmu? Beliau menjawab: "Ya, begitu juga denganku, tapi Allah membantuku untuk mengalahkannya, sehingga ia masuk Islam." Abu Muhammad berkata; Ada orang yang mengatakan; Ia masuk Islam dan menyerahkan diri, ia mengatakan; Ia tunduk.


SUNAN AD DARIMI KITAB KEUTAMAAN AL-QUR’AN No: 3274 Keutamaan surat Tanzil (assajdah) dan Tabaroka (almulk)


أَخْبَرَنَاأَبُو الْمُغِيرَةِ حَدَّثَتْنَا عَبْدَةُ عَنْ خَالِدِ بْنِمَعْدَانَ قَالَ اقْرَءُوا الْمُنَجِّيَةَوَهِيَ الم تَنْزِيلُ فَإِنَّهُبَلَغَنِي أَنَّ رَجُلًا كَانَيَقْرَؤُهَا مَا يَقْرَأُ شَيْئًاغَيْرَهَا وَكَانَ كَثِيرَ الْخَطَايَافَنَشَرَتْ جَنَاحَهَا عَلَيْهِ وَقَالَتْ رَبِّ اغْفِرْ لَهُفَإِنَّهُ كَانَ يُكْثِرُ قِرَاءَتِيفَشَفَّعَهَا الرَّبُّ فِيهِ وَقَالَ اكْتُبُوالَهُ بِكُلِّ خَطِيئَةٍ حَسَنَةًوَارْفَعُوا لَهُ دَرَجَةً

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Musa bin Anas dari Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui, tentu kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis." Telah menceritakan kepada kami 'Affan telah menceritakan kepada kami Hammam telah menceritakan kepada kami Qatadah dari Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti hadits ini.


SUNAN AD DARIMI KITAB KEUTAMAAN AL-QUR’AN No: 3275 Keutamaan surat Tanzil (assajdah) dan Tabaroka (almulk)


حَدَّثَنَاعَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَاأَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِبْنِ ضَمْرَةَ عَنْ كَعْبٍ قَالَمَنْ قَرَأَ تَنْزِيلُ السَّجْدَةَوَ تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُكُتِبَ لَهُ سَبْعُونَ حَسَنَةًوَحُطَّ عَنْهُ بِهَا سَبْعُونَسَيِّئَةً وَرُفِعَ لَهُ بِهَا سَبْعُونَدَرَجَةً

Telah mengabarkan kepada kami Hajjaj telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Abu Al Muhazzim dari Abu Hurairah bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melewati bangkai kambing busuk yang telah dibuang pemiliknya. Beliau mengatakan: "Menurut kalian, apakah bangkai ini hina bagi pemiliknya?" Mereka menjawab; Ya. Beliau bersabda: "Demi Allah, sesungguhnya dunia itu lebih hina di sisi Allah dari pada bangkai ini bagi pemiliknya."


SUNAN AD DARIMI KITAB KEUTAMAAN AL-QUR’AN No: 3276 Keutamaan surat Tanzil (assajdah) dan Tabaroka (almulk)


حَدَّثَنَاعَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍحَدَّثَنِي مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ أَنَّهُسَمِعَ أَبَا خَالِدٍ عَامِرَبْنَ جَشِيبٍ وَبَحِيرَ بْنَسَعْدٍ يُحَدِّثَانِ أَنَّ خَالِدَ بْنَمَعْدَانَ قَالَ إِنَّ المتَنْزِيلُ تُجَادِلُ عَنْ صَاحِبِهَا فِيالْقَبْرِ تَقُولُ اللَّهُمَّ إِنْكُنْتُ مِنْ كِتَابِكَ فَشَفِّعْنِيفِيهِ وَإِنْ لَمْ أَكُنْمِنْ كِتَابِكَ فَامْحُنِي عَنْهُ وَإِنَّهَا تَكُونُكَالطَّيْرِ تَجْعَلُ جَنَاحَهَا عَلَيْهِ فَيُشْفَعُ لَهُ فَتَمْنَعُهُ مِنْعَذَابِ الْقَبْرِ وَفِي تَبَارَكَ مِثْلَهُفَكَانَ خَالِدٌ لَا يَبِيتُحَتَّى يَقْرَأَ بِهِمَا

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Shalih telah menceritakan kepadaku Mu'awiyah bin Shalih bahwa ia mendengar Abu Khalid Amir bin Jasyib dan Bahir bin Sa'd keduanya menceritakan bahwa Khalid bin Ma'dan berkata; Sesungguhnya ALIF LAAM MIIM TANZIIL (surat As Sajdah) akan membela pembacanya di dalam kubur. Surat itu berkata; Ya Allah, jika aku termasuk dari kitabMu maka izinkan aku memberi syafaat padanya, namun jika aku tidak termasuk dari kitabMu maka hapuslah aku dari kitabMu. Sesungguhnya surat itu akan menjadi seperti burung yang membentangkan sayapnya di atas pembacanya, lalu memberi syafaat kepadanya. Ia menghalangi pembacanya dari siksa kubur. Demikian pula dengan TABAARAKALLADZI BIYADIHIL MULKU (surat Al Mulk) seperti itu. Khalid tidak pernah tidur malam hingga ia membaca kedua surat tersebut.

SUNAN AD DARIMI KITAB KEUTAMAAN AL-QUR’AN No: 3277 Keutamaan surat Tanzil (assajdah) dan Tabaroka (almulk)


أَخْبَرَنَاأَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ لَيْثٍ عَنْأَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِوَسَلَّمَ لَا يَنَامُ حَتَّىيَقْرَأَ تَنْزِيلُ السَّجْدَةَ وَتَبَارَكَ

Telah mengabarkan kepada kami Abu An Nu'aim telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Laits dari Abu Az Zubair dari Jabir ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak tidur hingga membaca ALIF LAAM MIIM TANZIIL (surat As Sajdah) dan TABAARAKALLADZI BIYADIHIL MULKU (surat Al Mulk).


SUNAN AD DARIMI KITAB KEUTAMAAN AL-QUR’AN No: 3278 Keutamaan surat Tanzil (assajdah) dan Tabaroka (almulk)


حَدَّثَنَامُوسَى بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَامُعْتَمِرٌ عَنْ لَيْثٍ عَنْطَاوُسٍ قَالَ فُضِّلَتَا عَلَىكُلِّ سُورَةٍ فِي الْقُرْآنِبِسِتِّينَ حَسَنَةً

Telah menceritakan kepada kami Musa bin Khalid telah menceritakan kepada kami Mu'tamir dari Laits dari Thawus ia berkata; Kedua surat itu (surat As Sajdah dan Al Mulk) diberi keutamaan dari semua surat dalam Al Qur'an dengan enam puluh kebaikan.

SUNAN AD DARIMI KITAB KEUTAMAAN AL-QUR’AN No: 3279 Keutamaan surat Tanzil (assajdah) dan Tabaroka (almulk)


أَخْبَرَنَاحَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ حَدَّثَنَاشُعْبَةُ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ مُرَّةَقَالَ سَمِعْتُ مُرَّةَ يَقُولُ أُتِيَرَجُلٌ فِي قَبْرِهِ فَأُتِيَجَانِبُ قَبْرِهِ فَجَعَلَتْ سُورَةٌ مِنْ الْقُرْآنِثَلَاثُونَ آيَةً تُجَادِلُ عَنْهُحَتَّى قَالَ فَنَظَرْنَا أَنَاوَمَسْرُوقٌ فَلَمْ نَجِدْ فِيالْقُرْآنِ سُورَةً ثَلَاثِينَ آيَةًإِلَّا تَبَارَكَ

Telah mengabarkan kepada kami Hajjaj bin Minhal telah menceritakan kepada kami Syu'bah telah menceritakan kepadaku Amr bin Murrah ia berkata; Aku mendengar Murrah berkata; Ada seseorang dimasukkan ke dalam kuburnya, lalu ia ditemui dari sisi kuburnya ternyata sebuah surat dari Al Qur'an yang berjumlah tiga puluh ayat membelanya, hingga ia berkata; Lalu aku dan Masruq melihat isi Al Qur'an, namun kami tidak menemukan di dalam Al Qur'an sebuah surat yang berjumlah tiga puluh ayat kecuali TABAARAKA (surat Al Mulk).